Workshop Sekolah Ramah Anak dan Konvensi Hak Anak

 2020-06-29      SMPN 4 Surabaya

Spenfora sebagai Sekolah Ramah Anak yang telah menyandang status MAMPU menuju status MAJU terus mengupayahkan yang terbaik untuk peserta didik dan mengharuskan pendidik di SMPN 4 Surabaya selalu mengikuti kegiatan Workshop Konverensi Hak Anak dan Sekolah Ramah Anak yang diadakan disekolah. “Meskipun pandemi belum surut spenfora tetap mengusahakan workshop daring dengan menghadirkan narasumber yang memberikan ilmu penting dan penjelasan secara detail kepada bapak/ibu guru Spenfora supaya dalam mendidik siswa Spenfora nantinya dengan harapan ketika proses kegiatan belajar mengajar berjalan normal seperti biasa dapat diaplikasikan dengan baik” jelas Kepala Keskolah SMPN 4 Surabaya. Siang itu, (27/6) Spenfora mengadakan workshop Konvensi Hak Anak dan Sekolah Ramah Anak webinar melalui aplikasi zoom meeting dengan menghadirkan 2 narasumber yaitu Ibu Bekti Prastiyani, S.Pd selaku Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak dan Bapak Iwan SA selaku Kasubdit Bidang Pendidikan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Telah diketahui dalam penerapan Sekolah Ramah Anak workshop ini dihadiri oleh Bapak Ibu Guru, Karyawan, Komite Sekolah, Perwakilan orang tua, Alumni, Perwakilan siswa, dan Pengelola kantin. Workshop ini dilaksanakan secara bertahap selama 2 hari, tanggal 27 juni dan 1 Juli 2020. Dengan harapan guru dapat memberikan disiplin positif kepada anak tanpa menyakiti sang anak dan mematikan mentalnya, “Anak itu memiliki minat dan bakat yang berbeda. Kalau kegiatan ekstra kurikuler yang dipatok sekolah adalah kegiatan yang tidak mereka minati, apa bisa mereka menjalani kegiatan dengan bahagia dan bersemangat? Ketidakhadirannya di sekolah janganlah keburu dianggap sebagai ketidak patuhan sehingga harus dihukum di waktu lainnya.” Kata Bekti Prastiyani, S.Pd selaku narasumber pertama dalam menjelaskan tiap slide materi Powerpoint yag ditayangkan. Tak hanya itu penjelasan tambahan juga disampaikan oleh narasumber kedua yaitu Bapak Iwan SA selaku Kasubdit Bidang Pendidikan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beliau menjelaskan tentang konsep SRA dalam pemenuhan hak anak, mulai dari mengubah paradigma dari pengajar menjadi pembimbing, orang tua dan sahabat anak sampai konsep terakhir memastikan orang tua dan anak yang terlibat aktif dalam memenuhi 6 komponen SRA. Workshop SRA dan KHA yang dilakukan secara daring dan berkelanjutan ini terlah direkam dan di unggah oleh tim kreatif Spenfora di akun youtube Radio Puring Spenfora dengan harapan bisa membagi ilmu kepada khalayak dan mengubah cara pandang dalam memaknai sekolah sebagai institusi yang paling berjasa dlam membentuk karakter. #redaksispenfora Nb: Video workshop SRA dan KHA secara online yang bisa dilihat di alamat link (youtube: https://www.youtube.com/watch?v=CgOUayYBkng)

POSTINGAN LEBIH LAMA

LINK MEDIA BELAJAR